Meneladani Nusaibah, Sosok Muslimah Tangguh

muslimah

Nusaibah binti Ka’ab Al-Anshariyah adalah seorang sahabat wanita yang pemberani dan tangguh. Ia telah mengukir banyak jasa dalam perjuangan dakwah Islam. Wanita tangguh yang biasa dipanggil Ummu Imarah ini merupakan salah satu contoh wanita yang memiliki keberanian. Ia tidak pernah absen melaksanakan kewajibannya, jika ada panggilan untuknya. Semua perjuangannya hanya ditujukan untuk kemuliaan dunia dan akhirat.

Perjuangan Nusaibah yang paling dikenang sepanjang sejarah adalah ketika Perang Uhud, di mana ia dengan segenap keberaniannya membela dan melindungi Rasulullah.  Pada perang itu, Nusaibah bergabung dengan pasukan Islam untuk mengemban tugas penting di bidang logistik dan medis. Bersama para wanita lainnya, Nusaibah ikut memasok air kepada para prajurit Muslim dan mengobati mereka yang terluka.

Ketika kaum Muslimin dilanda kekacauan karena para pemanah di atas bukit melanggar perintah Rasulullah, nyawa beliau berada dalam bahaya. Ketika melihat Rasulullah menangkis berbagai serangan musuh sendirian, Nusaibah segera mempersenjatai dirinya dan bergabung dengan yang lainnya membentuk pertahanan untuk melindungi beliau. Nusaibah berperang penuh keberanian dan tidak menghiraukan diri sendiri ketika membela Rasulullah.

Saat itu, Nusaibah menderita luka-luka di sekujur tubuhnya. Sedikitnya ada sekitar 12 luka di tubuhnya, dengan luka di leher yang paling parah. Namun hebatnya, Nusaibah tidak pernah mengeluh, mengadu, atau bersedih.

Ketika Rasulullah melihat Nusaibah terluka, beliau bersabda, “Wahai Abdullah (putra Nusaibah), balutlah luka ibumu! Ya Allah, jadikanlah Nusaibah dan anaknya sebagai sahabatku di dalam surga.”

Mendengar doa Rasulullah, Nusaibah tidak lagi menghiraukan luka di tubuhnya dan terus berperang, membela Rasulullah dan agama Allah. “Aku telah meninggalkan urusan duniawi,” ujarnya.

Menjadi wanita tangguh seperti beliau tidak harus terjun ke medan perang seperti kala itu, namun momen ketika menjalani kehidupan di zaman sekarang dan senantiasa mampu mengokohkan hati dalam melindungi Agama dan Rasul Allah SWT dapat menjadi cerminan wanita tangguh di zaman sekarang.

Semoga Allah mencurahkan rahmat kepada Nusaibah binti Ka’ab Al-Anshariyah dengan curahan rahmat-Nya yang luas, menyambutnya dengan keridhaan, serta memuliakan kedudukannya. Dan semoga Nusaibah binti Ka’ab dapat menjadi inspirasi bagi kita semua khususnya kaum muslimah untuk menjadi wanita yang tangguh dalam menjalani kehidupan di dunia agar kelak di pertemukan dengan baginda Rasulullah SAW di surga Allah. Amin.

Ditulis oleh : Nurul Hijrah S

Related Posts
Leave a reply