Jilbabmu, Menggodaku

muslimah-008

Mulai tahun 2013, trend hijab sudah menjamur di masyarakat. Ini di mulai ketika beberapa orang muslimah yang notabennya adalah seorang desinner menciptakan sebuah gaya berpakaian dengan jilbab yang trendi dan modern. Mulai saat itu, jilbab mem-booming bak bom atom. Menyebar ke seluruh penjuru negeri ini bahkan dunia. Saat itu, trend hijab dikenal dengan gaya-gaya berjilbab yang asyik dan modis. Pikiran masyarakat tentang jilbab yang kolot, kuno dan ketinggalan zaman kini berbanding seratus delapan puluh derajat. Kini, masyarakat menjadikan jilbab sebagai salah satu fashion pilihannya, sehingga timbullah kata “Hijabers” untuk mengeneralisasikan orang-orang yang menggunakan jilbab. Terlepas dari apapun bentuk hijabnya.

Selain banyak tumbuhnya fashion-fashion hijab, sekarang juga semakin pesat tumbuh industri tekstil pakaian untuk hijab-hijab syar’i. Trend tersebut berjalan berimbangan dengan munculnya trend-trend syar’i. jadi, bukan hanya muslimah remaja yang bisa berfashion riya dengan hijabnya, hijab syar’i pun kini bersaing, dengan tetap mempertahankan kaidah-kaidah yang diajarkan Islam.

Bersangkut paut dengan trend fashion hijab tersebut, kini hijab bak jamur yang tumbuh di musim hujan. Sangat subur. Muslimah kini sangat percaya diri dengan hijabnya. Bahkan, ada yang rela merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan sebuah trend hijab.

“Jilbab mu menggoda ku.” Ucap seorang laki-laki.

Seucap kalimat yang amat menggelitik dan menjadi teguran sangat keras bagi para muslimah. Karena hakikat menggunakan hijab adalah untuk menutup aurat, bukan malah menjadikannya daya tarik bagi lawan jenis. Selain kata-kata menggelikan itu, ada yang lebih parah yang di lontarkan si laki-laki.

“Dia itu manis, dan kalau pake jilbab, tambah manis…..”

This is real.

Kata-kata ini sungguh menjadi gertakan keras bagi muslimah. Khususnya bagi saya sendiri yang mendengar secara langsung kata-kata itu terlontar dari seorang laki-laki. Meski kata-kata itu keluar dari laki-laki yang ‘biasa’ (Read : yang biasa aja sama agama) bukan laki-laki yang setiap hari aktif di Masjid kaya aktivis da’wah tapi bukan berartikan ikhwan-ikhwan nan sholeh itu ngga tergoda kan kala seorang muslimah berpenampilan menarik?

Ini bukan suudzon loh, tapi lagi ngomongin sebuah kemungkinan. Karena mereka juga kan masih normal. Mungkin, kalau ikhwan yang rajin di Masjid ngga akan ngomong kaya gitu di depan umum. Kalau pun mau berpikir begitu pasti mikir-mikir. Iya ngga?

Terus gimana nasibnya sama mereka yang lebih banyak aktifitasnya di luar dengan kemewahan dunia ini. Contohnya si laki-laki yang tadi ngomong begitu. Duh, ngga kasian apa sama para akhwat (perempuan) yang serius pengen berhijab buat dapetin ridho Allah.

Padahal udah jelas banget Allah bilang dalam Al-Qur’an, bahwa seorang laki-laki dan wanita itu haruskan menjaga pandangan dan kemaluannya karena itu lebih suci bagi mereka. (QS. An-Nur : 30-31)

Sebenarnya ada dua point penting di sini. Yang pertama, sebagai seorang wanita. Karena wanita itu terlalu berharga banget, jadi mulai deh, yuk, kita sama-sama menata kembali. Mulai dari niat, penampilan yang biasa saja yang penting sopan, tertutup tapi tidak berarti harus tampil menyebalkan, ya, alias menyakitkan mata yang meliat atau memandang (rujukan bacaan : Jangan Jadi Muslimah Nyebelin by Asma Nadia). Apa adanya saja, nggak usah lebay (berlebihan), sederhana saja nggak usah tabarujj. Selain itu, kita juga harus bisa jaga diri kita sendiri, karena kita terlalu berharga. Allah sudah memberi derajat yang tinggi untuk kita, sebagai muslimah. Masa kita dengan relanya mau direndahkan hanya demi sebuah “perhatian”.

Kedua, buat para laki-laki. Please dehhhh tolong…. Tahan pandangan anda hhe. Tapi ini serius. Masa sih kalian tega sekali ngebuat para perempuan yang udah ikhlas mau berubah kembali kejalan Alloh, dengan pandangan kalian yang ngga penting itu dia harus terseret kedalam kesalahan lagi tanpa dia sadar. Please… tahan yah… semua akan indah pada waktunya dan InsyaAllah menahan pandangan itu lebih baik buat hati kita.

So…Yuk mulai sekarang kita menata diri kita masing-masing terlebih dahulu.

oleh : Momo eS (Esih)

Related Posts
Leave a reply